Wednesday, July 30, 2014

7 Alternative Therapies For Beginners


1. Acupuncture
Practiced in ancient China, Acupuncture is one of the oldest healing practices in the world.
By stimulating specific pressure points on the body using thin hair-like needles, acupuncture can help treat patterns of illness and not just the symptoms. Today, acupuncture is commonly sought as treatment for a variety of ailments including headaches, anxiety, insomnia, digestive problems, physical pain (muscular and skeletal) and stress. In a 2007 Survey an estimated 3.1 million American adults and 150,000 children used acupuncture the previous year.1 And with legal regulations requiring all certified or licensed practitioners to use approved sterile, nontoxic, single-use needles, acupuncture is fast becoming a trusted source of treatment for many.

2. Teishin (pronounced “tay shin”)
Teishin is a great alternative to acupuncture for children or people who don’t like needles.2 Using a handheld healing instrument (that looks like a pen) made from precious materials such as gold, silver or jade, light pressure is placed on specific pressure points on the body without breaking the skin to help alleviate a variety of ailments including headaches, anxiety, insomnia, physical pain (muscular and skeletal) and stress.  

3. Reflexology

Reflexology involves a firm massage on pressure points of the feet. However, reflexology is not your regular foot massage and the pressure can be fairly intense. In traditional Chinese medicine, the feet are said to mirror the internal and external structure of the body. By stimulating certain pressure points on the feet, the intention is to increase the flow of communication around the body and remove toxin build-up around specific organs such as the stomach, heart and lungs.  

4. Tai-Chi (Taiji)
Tai-Chi is a type of martial art very well known for its defense techniques and health benefits; providing a way for many to alleviate stress and anxiety. Considered a form of ‘meditation in motion’, Tai-Chi requires you to connect your mind and body through slow, low-impact movements. It is a perfect starting ground for beginners to learn the different movements and breathing techniques required to balance body and mind and is practiced extensively around the world to improve health and well-being.

5. Qigong (chee-gung)
Qigong (chee-gung) is a form of Chinese yoga, a flow of movement whilst in a meditative state, designed to balance the body and mind. As a technique it is used to reduce stress, increase emotional happiness and boost the immune system. The technique combines movement or postures, breathing and focus of the mind to bring internal balance and well-being. Qigong can be practiced through static movements and dynamic movements to release stress and encourage a balanced body and mind. Today, 200 million people practice Qigong around the world to promote spiritual growth and happiness whilst boosting circulation and massaging of organs.  

6. Meditation
Meditation or deliberate relaxation is a tool to train the mind. Just as a muscle is trained by exercise, the mind can be trained through meditation to be calm, or to concentrate or to be creative. Meditation simply means to focus on one thing with all our energy: physical, mental and emotional. So we see it that some meditate on money, others on their house or car, while others focus on their relationships. Importantly, meditation is not another thing to do, it is an invitation to stop doing. The irony here is that when you learn how to train your mind using meditation, you are actually able to get more done and the quality with which you do it is far higher. Meditation can also provide many health benefits resulting from reduced stress and anxiety.

7. Yoga  
Yoga is a Hindu discipline, involving breath control, meditation and the adoption of specific body postures. Many people think yoga simply involves stretching and while stretching is certainly involved, yoga is really about creating balance in body and mind. Through the development of both strength and flexibility (one study found improved flexibility of up to 35% from 8 weeks of yoga) yoga is said to provide a way to reduce stress, lower blood pressure and slow the heart rate; reducing the risk  of heart disease and stroke. At any level, Yoga provides a natural way to reduce stress, improve physical well-being and sharpen mental acuity.

*Please always consult a healthcare professional, if you wish to safely incorporate alternative or complementary medicine into your wellness plan.

These are only 7 Alternative Therapies – there are many more. Which Alternative Therapy has worked best for you?  


Christopher Drummond is the Editor a natural health website and lives in Cape Town, South Africa. For more simple ways to live a naturally healthy life, visit:

Wednesday, July 16, 2014

Cara Nabi Syu'aib Menyampaikan Risalah Kepada Kaumnya



Cara Nabi Syu'aib Menyampaikan Risalah Kepada Kaumnya : Sebuah Nota Ringkas

Nabi Syu'aib 'alaihissalam tidak tunggu kaumnya beriman atau bertauhid yang lurus murni semuanya kemudian barulah dia melakukan usaha meng-islah urusan dunya mereka. Buktinya seperti berikut :

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ ذَ‌ٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ  

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu'aib. Dia berkata : "Wahai kaumku, ber'ibadahlah kepada Alloh, sekali-kali tidak ada ilah bagi kamu selainNya. Sesungguhnya telah datang kepada kamu bukti yang nyata dari Robb kamu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia "barang-barang takaran dan timbangan" mereka, dan janganlah kamu membuat kerosakan di muka bumi sesudah Dia memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman".  

Al-A’rof 7 : 85

Da'wah kepada ber'ibadah kepada Alloh dan mengislahkan urusan antara manusia tidak dipisah-pisahkan oleh Nabi Syu’aib ‘alaihissalam.

 Berikut keterangan lain mengenai kesempurnaan qo'idah da'wah Nabi Syu'aib 'alaihissalam :

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُ ۖ وَلَا تَنقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ ۚ إِنِّي أَرَاكُم بِخَيْرٍ وَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ مُّحِيطٍ

Dan kepada (penduduk) Madyan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib. Dia berkata : "Wahai kaumku, 'ibadahilah/sembahlah Alloh, sekali-kali tiada ilah bagi kamu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik (mampu) dan sesungguhnya aku takut terhadap kamu akan 'azab hari yang membinasakan".  
 Hud 11 : 84

Sambungan dari ayat di atas :

وَيَا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

(Dan Syu'aib berkata) : "Wahai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan 'adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di bumi dengan membuat kerosakan.
 Hud 11 : 85

Berikut ialah tentangan kaum Nabi Syu'aib ‘alaihissalam akan seruannya :

قَالُوا يَا شُعَيْبُ أَصَلَاتُكَ تَأْمُرُكَ أَن نَّتْرُكَ مَا يَعْبُدُ آبَاؤُنَا أَوْ أَن نَّفْعَلَ فِي أَمْوَالِنَا مَا نَشَاءُ ۖ إِنَّكَ لَأَنتَ الْحَلِيمُ الرَّشِيدُ  

Mereka (kaum Nabi Syu'aib) berkata : "Wahai Syu'aib, apakah solatmu yang menyuruh engkau agar kami meninggalkan apa yang di-'ibadahi/sembah oleh bapa-bapa kami atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami? Sesungguhnya engkau adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal."
 Hud 11 : 87

Lihatlah ada dua aspek bangkangan kaum Nabi Syu'aib yang kafir itu, yaitu aspek ‘aqidah dan aspek urusan dunya yaitu aspek urusan harta.

Berikut adalah jawapan Nabi Syu'aib akan bangkangan kufur kaumnya :

قَالَ يَا قَوْمِ أَرَأَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّي وَرَزَقَنِي مِنْهُ رِزْقًا حَسَنًا ۚ وَمَا أُرِيدُ أَنْ أُخَالِفَكُمْ إِلَىٰ مَا أَنْهَاكُمْ عَنْهُ ۚ إِنْ أُرِيدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ ۚ وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ  

Dia (Syu'aib) berkata : "Wahai kaumku, bagaimana pandangan kamu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Robbku dan Dia merezekikan aku daripadaNya rezeki yang baik? (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang mengenainya. Aku tidak berkehendak kecuali (mendatangkan) islah/perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufiq bagiku melainkan dengan (pertolongan) Alloh. Hanya kepada Alloh aku bertawakkal dan hanya kepadaNya aku kembali.
 Hud 11 : 88

Berikut lagi bangkangan kaum Nabi Syu'aib kepadanya :

قَالُوا يَا شُعَيْبُ مَا نَفْقَهُ كَثِيرًا مِّمَّا تَقُولُ وَإِنَّا لَنَرَاكَ فِينَا ضَعِيفًا ۖ وَلَوْلَا رَهْطُكَ لَرَجَمْنَاكَ ۖ وَمَا أَنتَ عَلَيْنَا بِعَزِيزٍ  

Mereka (kaum Nabi Syu'aib) berkata : "Wahai Syu'aib, kami tidak banyak mengerti mengenai apa yang engkau katakan dan sesungguhnya kami benar-benar melihat engkau seorang yang lemah di antara kami; kalau tidaklah kerana keluargamu tentulah kami telah merajam engkau, sedangkan engkau pun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami".  
 Hud 11 : 91

Dalam ayat yang lain Alloh mengkhobarkan mengenai seruan Nabi Syu'aib kepada penduduk Al-Aikah, berikut ayat-ayat itu :

أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ  

Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;  

Asy-Syu’arok 26 : 181

وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ  

dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.  

Asy-Syu’arok 26 : 182

وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ  

Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu membuat kejahatan di bumi dengan membuat kerosakan.  

Asy-Syu’arok 26 : 183

وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ  

dan bertaqwalah kepada Alloh yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".  

Asy-Syu’arok 26 : 184

Sekian Nota Ringkas dari aku.

May 21, 2014

Monday, July 14, 2014

Membaca al-Quran dgn suara yg merdu,.., namun tidak faham maksud ayat2 yg dibaca ..

"di US dan Eropah, masyarakat di sana membaca al-Quran seperti membaca novel atau buku umum. Mereka hanya membaca terjemahan mengikut bahasa mereka, kerana bahasa Arab amat asing bagi mereka. Dengan membaca terjemahan al-Quran, mereka faham dan dapat menghayati ajaran Islam dan keindahannya. Ramai dpd mereka telah menemui kebenaran dan akhirnya memeluk Islam. Bahkan mereka menjadi muslim yg baik, menghayati ajaran Islam yg sebenar.*

Kita di Malaysia ramai boleh membaca al-Quran dgn makhraj dan tajwid yg baik, namun mengabaikan apa yg dilakukan oleh masyarakat Islam di US dan Eropah. Masyarakat kita boleh membaca al-Quran tapi tidak faham. Masyarakat US dan Eropah tidak boleh membaca al-Quran dgn Tajwid dan Makhraj yg sempurna tetapi mereka faham (**sekadarnya, berdasarkan huraian penterjemah/tafsir..).

“…umpama mereka yg membaca al-Quran dgn suara yg merdu, mendayu-dayu, bertepatan makhraj tajwidnya, namun jika tidak faham maksud ayat2 yg dibaca atau tidak memahami kehendak ayat-2 yg dibaca. Mereka melakukan sesuatu amalan tanpa menjadikan apa yg mereka baca sebagai hujjah dan alasan, mereka sangka melakukan amalan yg Allah suka, tetapi tidak disukai Allah. Mereka membuat sesuatu amalan Ibadat, tetapi sebenarnya Bid’ah. Sehingga mereka bertegang leher mempertahankan pendirian mereka namun mereka tiada bukti, hanya beradasarkan takwilan dan andaian semata-mata” - Hamka

~Nazri Jai

*untuk memahami Islam dengan  lebih mendalam, mereka belajar bahasa Quran kemudiannya..

Saturday, July 12, 2014

Lima kelebihan Nabi Muhammad s.a.w

Lima kelebihan Nabi Muhammad s.a.w.:

أُعْطِيتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ قَبْلِي نُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مَسِيرَةَ شَهْرٍ وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا فَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ فَلْيُصَلِّ وَأُحِلَّتْ لِي الْمَغَانِمُ وَلَمْ تَحِلَّ لِأَحَدٍ قَبْلِي وَأُعْطِيتُ الشَّفَاعَةَ وَكَانَ النَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً.

Aku diberikan lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang (Nabi)pun sebelumku:

(1) Aku ditolong melawan musuhku dengan ketakutan (yang Allah masukkan dalam hati) mereka sejauh satu bulan perjalanan,

(2) Dijadikan bumi untukku sebagai tempat sujud dan bersuci. Maka apabila saja seseorang daripada umatku mendapati waktu shalat, hendaklah dia shalat,

(3) Dihalalkan untukku harta rampasan perang yang tidak pernah dihalalkan untuk seorang (Nabi)pun sebelumku,

(4) Aku diberikan (hak untuk memberikan) syafa’at (pada Hari Akhirat kelak) dan

(5) Para Nabi sebelumku diutus khusus untuk kaumnya sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia.
 [Shahih al-Bukhari, no: 323/335]

Menarik untuk diperhatikan kelebihan no: 2. Seluruh bumi ini boleh dijadikan tempat bersuci, yakni tayamum. Ini menguatkan pandangan yang mengatakan tayamum bukan sekadar dengan tanah tetapi lain-lain seperti pasir dan batu.

 Bahkan ada yang meluaskannya kepada logam-logam seperti tembaga dan besi, bahkan pokok, selagi mana ia masih di bumi.
Persoalannya, jika yang dibumi sudah dikeluarkan untuk kegunaan manusia, bolehkah ia digunakan untuk bertayamum?
Contohnya batu marmar yang telah dikeluarkan kemudian diproses menjadi jubin lantai (floor tiles).
Contoh lain, seorang muslim yang dipenjarakan dan tidak diberikan air untuk berwudhu'. Bolehkah dia bertayamum dengan lantai simen penjaranya atau gril besi penjaranya?

Sesuatu untuk kita fikirkan 

~ Hafiz Firdaus Abdullah

Sunday, July 6, 2014

Janganlah kita Di'sibukkan'nya dgn DEMOKRASI..

Jgnlah kita tersibukkannya dgn DEMOKRASI, krn itu adalah pekerjaannya org-org yg LALAI..!!
Jika terjadi perselisihan ttg suatu urusan yg BESAR, ttg urusan Ummat, ttg urusan memilih KEPIMPINAN, maka mintailah dan bertanyalah kpd para ulama, bukan LANCANG memutuskan sendiri apa yg baik dan yg buruk bg kemaslahatan Ummat..

AMBILLAH FATWA DR PARA ULAMA (bukan dari selain mereka) ...

Imam Al-Khatib Al-Bahdady rahimahullah:
“Jika penduduk suatu negeri ingin BERFATWA (memutuskan suatu keputusan) dalam apa yg terjadi di negerinya, atasnya untuk BERTANYA kepada:
 **dan kita tenteram dgn AMANAHNYA.”
... yakni dia adalah seorang yg “aalim dlm ilmu dan bagus pula dlm amalnya serta seorang yg dikenal amanahnya.

Imam Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah:
“Ambillah (fatwa, pen) perkara Halal & Haram dari para ulama yg masyhur (dikenal) fil ilm (keilmuannya). Adapun yg lainnya, mereka cumalah pengajar (bukan AHLI FATWA).”
# Faedah daripada Al-Ustadz Muhammad As-Sewed #

Imam Muqbil Al Wadi'y rahimahullah
“... Maka isu ketakutan2 ini itu yg menyibukkan kita dalam dunia politik dan demokrasi adalah perbuatan orang2 yang lalai.”

~ Abu Aisyah Muhammad Shukri

Saturday, July 5, 2014

Dari Tanah dan Pasir Kita , Terluaslah Negara Singapura Sebanyak 20%



Dari Tanah dan Pasir Kita , Terluaslah Negara Singapura Sebanyak 20%

Satu waktu dulu mantan Perdana Menteri Tun Mahathir pernah berkata jiran yang sejahtera tidak akan menyusahkan kita. Oleh sebab itu negara Malaysia mengamalkan dasar “prosper thy neighbour”.

Jiran yang tenteram tentu tidak akan menyusahkan jiran tetangga nya yang lain.Diambil contoh jika ekonomi jiran bertambah kukuh maka limpahan kebahagian nya akan tempias kepada jiran yang dekat.

Sebalik nya jika ekonomi jirannya teruk dan hancur maka limpahan kesusahan juga akan dapat kepada jiran yang terdekat.

Pelarian ekonomi dan orang dari negara bermasalah akan cuba menyelusup masuk kedalam negara yang aman dan banyak peluang pekerjaan.

Jiran kita Singapura boleh dikira sebagai jiran yang “affluent” dan sejahtera dari hal kedudukan ekonomi dan kestabilan politik.

Oleh sebab terlalu stabil dan kaya maka wang nya bertambah banyak dan melimpah.Bagus lah begitu. Namun, kekayaan wang dan dana tidak selari dengan kedudukan nya yang amat kecil dan sempit.

Seorang pemimpin Islam dari sebuah negara terdekat pernah berkata negara itu hanya lah satu titik merah sahaja didalam peta dalam memperli Singapura.

Jadi oleh sebab ia semakin kaya tapi diwaktu yang sama semakin sempit, maka sesuatu perlu dilakukan oleh pemikir negara itu.

Maka mereka sudah kenal pasti jalan dan cara nya.

Ia itu pemilikan pasir dan tanah untuk kerja penambakan dan kerja kerja land reclaimation nya.

Kedua, menguasai politik negara yang dikenal pasti sebagai bahan untuk perolehi pasir dan tanah itu.

Mahu tidak mahu Malaysia , Indonesia dan Vietnam telah dijadikan mangsa penjual pasir nya.

Selain wang yang banyak untuk membeli pasir, wang yang banyak juga akan dikeluarkan untuk membeli kuasa dan ahli politik dari negara negara terbabit sebagai penjaga kepentingan jika ada sesiapa yang bangkit dari dalam negara terbabit untuk bersuara melawan kerja penjualan pasir kepada Singapura.

Tidak cukup dengan itu wang dana pembiayaan akan juga ada untuk kerja kerja diversion atau pun alihan supaya tiada tumpuan kepada kerja jual pasir bahkan tertumpu kepada kerja diversion seperti di Malaysia misalnya isu Lynas.

Maka orang akan sebuk bercakap tentang Lynas yang belum pun ada sesiapa mati sehingga hari ini, bahkan kilang Babi lebih banyak membunuh orang seperti di Bukit Pelanduk dan sebagai nya satu waktu dulu.

Namun akibat kehebatan berdakyah ditambah dengan “think tank” yang berguru dengan Mos sad maka orang negara ini sentiasa kena tipu dan kena terpedaya.

Dalam orang Malaysia dikacau dan di ganggu dengan anasir dari seberang yang sentiasa menciptakan isu demi isu dalam siber dengan senyap Singapura telah berjaya meluaskan tanah nya sebanyak 20%.

Cuba baca ini-
The densely populated state of Singapore has expanded in size by more than 20 per cent since the 1960s by reclaiming vast amounts of land from the sea, in doing so becoming the world’s biggest importer of sand – 14.2 million tonnes in 2008.

Huh, tengok tu. meluas sebanyak 20% dari tanah keluasan asal.

Kita baca lagi -

Most of its exports have come from neighbouring Indonesia, Malaysia and Vietnam but all three have now attempted to limit or ban exports of sand. With plans to expand its surface area by a further 7 per cent by 2020, Singapore is becoming increasingly reliant on another one of its neighbours, Cambodia, to meet its demand.

Satu lagi negara ditambah dalam keperluan menjual pasir kepada Singapura.

Kenapa sebuk dengan hak Singapura membeli pasir? Itu hak dia lah, tentu akan ada yang berkata sedemikian.

Laporan dibawah ini tentu berguna untuk difikirkan.

The densely populated state of Singapore has expanded in size by more than 20 per cent since the 1960s by reclaiming vast amounts of land from the sea, in doing so becoming the world’s biggest importer of sand – 14.2 million tonnes in 2008.

Kita bukan persoal hak dia membeli, kita suruh sedar akan kehausan tanah oleh pemerintah Singgapura dan sambil itu permainan politik dalam negara yang terbabit untuk mencengkam pemerintah negara itu melalui kerja saraf nya.

Selain itu ia juga menunjukan bahawa Singapura juga sedang menunggu waktu dimana “Singapuraya” akan dapat dibentuk dengan tindakan awal nya dalam “Gelang Patah Move”.

Apa yang mengusarkan ada lah atas dasar kepentingan nya maka pasti akan sentiasa ada gangguan demi gangguan dalam politik negara kerana Malaysia yang tidak stabil akan menguntung kan Singapura.

Dulu Tun Mahathir pernah berata “If you have friends like Singapore you dont need enemy”. Benar lah kata mantan itu. Siapa perlukan musuh jika kawan pun sudah berperangai semacam musuh. Mereka amat pentingkan diri.

Dalam satu masa mereka mengguna kan barua nya untuk memburukan kan Malaysia dengan pelbagai tomahan sambil itu mereka membeli tanah dan hartanah di Johor.

Tidak kah itu melambangkan kepalsuan dan hipokrasi? Kenapa mahu beli tanah dalam negara yang dikata kan tak bagus banyak jenayah rasis dan macam neraka?

Sebenar nya “Golden Chresonese” ini terlalu berharga dan semua pun tahu itu sebab nya ramai berebut mahu memiliki nya, dan konon negara ini tidak bagus , muflis, teruk dan tak baik ada lah tuduhan mahu mengelapkan mata sahaja, sedang kan semua persiapan mahu merampas nya sedang di buat dibantu oleh badut dan kitol.

Beb, Ape yg ente katakan ni betul. Skrg Gelang Patah Move dah is the Pulai Move. Nur Jazlan dah siapkan baik2 kawasan ni yg dulunya majoriti Pengundi BN sebanyak 17000 pengundi dengan bersenyum dan berduduk diam tidak membuat ape2 dgn adenya
Tropicana Condo,Country Garden Condo & RF Apartments yg keseluruhannya berjumlah 19,000 unit yg rata2nya tiada pemilik/penduduk Org Melayu. Diburukkan lagi, semasa dia menjadi Pengerusi UDA holdings, dia lebih suka bina banglo2 mewah daripada rumah mampu milik ;.buktinya di project Bandar Uda Utama, rumah paling murah pun RM 1.4 Juta. Ini kawasan melayu tapi mana nak mampu beli
dgn harga macam gitu. Saya berharap Admin ambil perhatian. Parasit macam gini harus diusir. Bila keluar report PAC kutuk2 badan2
kerajaan, takde nak menyalak pasal
company2 pembangkang. Inilah

_dia YB Nur Jazlan, menindas kontraktor bumiputra tapi mengampu org bangsa lain. Luaskan KUASAMU ye, jadi org melayu hanyalah boneka untuk survival politikMu. Lain kali YB boleh pindah Singapoodeh jadi President kat sana pulak. Terima Kasih.

- Inilah sebabnya Sultan Johor campur tangan dalam urusan perumahan di Johor. Baginda juga cuba mendapatkan semula Pulau Batu Putih dan baginda melabur dalam kepentingan syarikat2 di negara tersebut. Selepas apa yang terjadi di Johor pada PRU yg lalu, baginda mula buka mata akan terhakisnya dan tertindasnya orang melayu. Perubahan cuti hujung minggu juga dilihat sebagai usaha baginda untuk 'mengIslamkan' kembali rakyat Johor agar negeri itu kembali mendapat keberkatan seperti suatu ketika dahulu. Semua orang pernah buat salah, pernah jatuh. Tapi yg paling penting adalah untuk kembali bangkit dan betulkan kesilapan itu.

- Inilah yg dikatakan kerja2 oleh musuh2 dlm selimut!!! Kita selalu bangga yg kononnya maju. Siapa yg maju sebenarnya? Melayu atau bukan Melayu? Lihatlah apa yg jadi sekarang ni ? Kita terus dilenakan dan dihayalkan oleh pemimpin2 Melayu yg opurtunis dan rakus....! Fikirlah2lah dan bebaskan pemikiran kita dari kotak pandora!!! Fikirkanlah secara "spherical" satu contoh yg effisien yg di dhahirkan oleh Allah kpd kita semua yg kita tidak sedari...

Wednesday, July 2, 2014

Masa Khotam Al Quran

Aku buat sikit hisab mengenai khobar bahawa ada ulamak salaf yang mengkhotamkan Al-Quran dalam satu roka'at. Mulanya aku rasa macam tak lojik.

Sebabnya ikut pengalaman aku yang khotamkan seluruh Al-Quran maka masanya dalam sekitar 11.7 hingga 12 jam.

Hisabnya begini. Purata masa 1.5 juz sehari aku khotamkannya ialah 35-36 minit. Oleh itu untuk 30 juz Al-Quran aku kena baca selama 20 hari. Oleh itu 35-36 minit X 20 hari = 700-720 minit. 700-720 minit bersamaan dengan 11.7-12 jam.

11.7-12 jam masa khotam aku itu dengan tempo bacaan cepat.

Katakanlah ulamak yang dikhobarkan baca seluruh Al-Quran dalam satu roka'at itu bacaan pantasnya lebih pantas dari aku kerana mereka itu sudah tentu lebih fasih akan bahasa 'Arobnya dari aku dan lebih baik tajwidnya, oleh itu masa yang aku cuba congakkan mereka khotam keseluruhan Al-Quran itu ialah 570 hinga 600 minit yang bersamaan dengan 9.5 hingga 10 jam.

9.5 hingga 10 jam????? Lojik ke ulamak itu bersolat satu roka'at sepanjang 9.5 hingga 10 jam????? Pada aku tak lojik.

OKlah kita potong lagi masa khotam ulamak itu kepada 8 jam. Itu pun tak lojik.

Bacaan pantas keseluruhan Al-Quran secara terus menerus tanpa henti selama 8 jam atau kurang maka bacaannya adalah bacaan meracau.

Janganlah ada yang akan kata bahawa kemampuan mengkhotam keseluruhan Al-Quran dalam satu roka'at itu sebagai karomah! Itu bukan karomah kerana menyalahi panduan mengkhotam Al-Quran yang Nabi sollollohu 'alaihi wa aalihi wa sallam ajarkan yaitu minima pengkhotaman Al-Quran selama tiga hari.

Wallohu a'lam. Kepada Alloh lah aku memohon petunjuk.

~ Ibnu Hasan Al-Amin

Sunnah2 Di Bulan Ramadan





Dalam risalah terdahulu (lihat: telah dijelaskan beberapa keutamaan tentang bulan Ramadan dan ganjaran pahala bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa pada bulan tersebut. Menerusi risalah ini pula, penulis akan membawa para pembaca sekalian untuk meneliti beberapa amalan-amalan dari sunnah Rasulullah yang sahih untuk kita umat baginda melaksanakannya.

Sebelum itu, mari kita semak terlebih dahulu apakah kelebihan yang disediakan oleh Allah kepada mereka yang mengikuti serta menghidupkan sunnah-sunnah yang telah ditinggalkan oleh Rasul-Nya, Nabi Muhammad s.a.w.

Firman Allah s.w.t: “Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah aku, nescaya Allah mengisihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu. Dan (ingatlah) Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.” [Surah Ali Imran, ayat 31]

Berikut disenaraikan beberapa amalan sunnah yang dimaksudkan, di antaranya:

Pertama: Bersahur.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Makan sahurlah kalian kerana sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkatan.” [Shahih Al-Bukhari, no: 1923 dan Shahih Muslim, no: 1095]

Hadis ini menjelaskan tentang keberkatan yang diberikan kepada mereka yang makan sahur. Justeru, bagi mendapatkan keberkatan ini hendaklah kita sedaya upaya untuk bangun bersahur, sekalipun dengan hanya meneguk air yang kosong.

Sabda Nabi s.a.w: “Makan sahur itu penuh berkah. Maka janganlah kamu tinggalkan walaupun hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang bersahur.” [Shahih Al-Jami’, no: 2945]

Kedua: Menyegerakan berbuka puasa.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Manusia sentiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” [Shahih Al-Bukhari, no: 1957 dan Shahih Muslim, no: 1098]

Maksud ‘menyegerakan berbuka puasa’ dalam hadis ini ialah berbuka sebaik sahaja masuknya waktu berbuka, yakni apabila mendengar azan maghrib dilaungkan.

Ketiga: Berbuka dengan ruthab, tamar atau air.

Dari Anas bin Malik r.a beliau berkata: “Adalah Rasulullah s.a.w berbuka puasa dengan ruthab sebelum solat. Apabila tidak ada ruthab, maka baginda berbuka dengan tamar. Apabila tidak ada tamar maka baginda berbuka dengan air.” [Sunan Abu Daud 2/306. Lihat Al-Irwa’, no: 922]

Ruthab ialah kurma yang masih segar (basah) dan belum dikeringkan. Manakala tamar pula ialah kurma yang sudah lama dipetik dan telah dikeringkan.

Keempat: Memperbanyakkan sedekah.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti yang diperolehi orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun.” [Sunan At-Tirmidzi, no: 804]

Kelima: Mengerjakan solat sunat Tarawih.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Sesiapa yang mengerjakan solat malam di bulan Ramadan kerana keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [Shahih Muslim, no: 759]

Sabdanya lagi: “Sesiapa yang solat bersama imam sehingga selesai, dicatat baginya (ganjaran pahala seumpama) solat sepanjang malam.” [Shahih Sunan An-Nasa’i, no: 1604]

Keenam: Membaca al-Qur’an.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Sesiapa membaca satu huruf al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan. Setiap satu kebaikan dilipatgandakan hingga sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ‘Alif Lam Mim’ satu huruf, akan tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Lam’ satu huruf dan ‘Mim’ satu huruf.” [Sunan At-Tirmidzi, no: 2910]

Ketujuh: Memperbanyakkan doa.

Sabda Rasulullah s.a.w: “Tiga doa yang tidak tertolak (iaitu) doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan orang yang bermusafir.” [Silsilah Al-Ahadith Ash-Shahihah, no: 1797]

Sabdanya lagi: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa itu (terdapat) doa yang tidak ditolak ketika dia berbuka.” [Sunan Ibnu Majah, no: 1753]

Demikian antara sunnah-sunnah yang lazim diamalkan oleh Rasulullah s.a.w di bulan Ramadan. Mudah-mudahan dengan mengamalkan sunnah-sunnah baginda ini, kita termasuk dalam kalangan hamba yang diredhai oleh Allah s.w.t. Amin ya Rabb!

~ June 30, 2014 at 10:34pm
Oleh: Mohd Hairi @ Cikgu Arie

Solat Tarawih Di Akhir Malam

Solat Tarawih Di Akhir Malam

Alhamdulillah, malam ini adalah malam ke 19 Ramadhan. Dalam entry sebelum ini aku ada sebut mengenai solat tarawih yang dilakukan di akhir malam adalah lebih baik dan lebih besar pahalanya. Berikut adalah dalilnya :

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Ibnu Khuzaimah, Al-Baihaqi dan lain-lain.

Abdul Rahman Bin Abdul Qari berkata :
“Pada suatu malam dalam bulan Ramadhan saya keluar dengan ‘Umar ke masjid. Di situ sudah banyak orang-orang yang bersolat dengan terpencar-pencar, ada yang bersolat sendirian dan ada pula yang bersolat diikuti oleh orang banyak.

‘Umar lalu berkata : “Saya berpendapat alangkah baiknya kalau mereka itu dikumpulkan dengan mengikuti seorang imam. Saya rasa itu yang lebih utama.”

Lalu besok malamnya, dikumpulkan mereka dan sebagai imamnya ditunjukkan Ubay Bin Ka’ab. Pada suatu malam yang lain, saya keluar pula ke masjid dengan ‘Umar, sedang orang-orang yang banyak sedang bersolat mengikuti seorang imam sahaja. Di saat itu ‘Umar berkata : “Alangkah baiknya bid’ah seperti ini. Tetapi orang-orang yang tidur untuk bersolat akhir malam nanti adalah lebih utama daripada orang-orang yang mengerjakannya sekarang.”

(Kitab Rujukan : Fikih Sunnah Jilid 2, Saiyid Sabiq. Alih Bahasa Oleh Mahyuddin Syaf, Cetakan ketiga 1982)

Aku berpegang dengan perkataan 'Umar di akhir hadis yang tersebut di atas.

Walaubagaimanapun berdasarkan keterangan-keterangan yang lain dari sumber yang lain dari kitab Fikih Sunnah bahawa para salaf dahulu mengerjakan solat tarawih di awal malam secara berjama'ah. Keterangan ini aku baru dapat siang tadi dari Majalah Al-Furqon. Hal ini perlu aku fikirkan. Solat tarawih yang dilakukan orang sekarang walaupun menyamai dari segi dilakukan diawal waktu, berjama'ah dan di masjid, tetapi mereka jauh dari mengikuti amalan para salaf dari segi ketepatan pengamalan sunnah Nabi s.a.w., seperti dari segi ketenangan, saf rapat dan saf lurus. Solat tarawih sekarang dilakukan dengan cepat-cepat tanpa ketenangan. Pergerakan antara rukun oleh imam solat tarawih cepat-cepat tanpa memerhatikan makmum dibelakangnya. Makmum akan tergocoh-gocoh untuk ikut pergerakan imam yang bodoh itu. Imam dan makmum tak pedulikan untuk merapatkan saf dan meluruskan saf. Selepas salam mereka menjerit-jerit dengan entah apa-apa bacaan dan solawat. Lafaz bacaan solawat yang dijerit itu pun tak betul.

Lafaz "bid'ah" pada perkataan 'Umar "Alangkah baiknya bid’ah seperti ini" adalah dengan makna dari segi lughawi bukannya dari segi makna hakiki. Ini telah diterangkan oleh ulama hadis dan bahasa arab. Solat tarawih berjama'ah bukan bid'ah dari segi hakiki kerana ia adalah sunnah yang pernah dikerjakan di zaman Nabi s.a.w. Untuk keterangan yang lebih baik boleh didapati dari kitab hadis dan syarahnya.

(Petikan tulisan aku pada

Thursday, September 18, 2008)

~Ibnu Hasan Al.....


 *Kalau kita pergi mana-mana masjid yang buat solat taraweh nescaya kita akan lihat sof solatnya tidak rapat dan tidak lurus seperti-mana yang sunnah kehendaki. Justeru itu bagaimana hendak mendapat pahala solat tarawehnya melainkan dapat letih berdiri.
  *Kekurangan ajar seperti sof yang tidak rapat seperti yang sunnah kehendaki itu menyakitkan orang yang beriman lagi berilmu. Orang bodoh berlagak pandai tak merasa apa-apa bersalah.